Biaya Perpisahan Sekolah Dikeluhkan Orang Tua Murid, Wali Kota Sungai Penuh Diminta Perhatian
JendelaJambi.net SUNGAI PENUH – Di tengah tekanan ekonomi yang kian berat, rencana pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah justru menimbulkan keresahan di kalangan orang tua murid. Biaya yang harus dikeluarkan dinilai membebani, khususnya bagi keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas.
Sejumlah orang tua murid mengaku keberatan dengan adanya pungutan biaya perpisahan. Meski bagi sebagian wali murid yang memiliki kemampuan ekonomi cukup hal tersebut tidak menjadi persoalan, namun bagi keluarga kurang mampu, kebijakan ini justru menjadi tekanan tersendiri dan memunculkan rasa malu atas kondisi ekonomi yang mereka alami.
“Kondisi ekonomi sekarang sangat sulit. Biaya perpisahan anak sekolah ini benar-benar menjadi problem dalam kehidupan kami saat ini,” ungkap salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.
Ia menjelaskan, biaya yang dibebankan tidak hanya sebatas uang perpisahan. Dalam praktiknya, orang tua masih harus mengeluarkan biaya tambahan lain seperti sewa pakaian, biaya rias (make up), hingga iuran lanjutan yang kerap muncul menjelang pelaksanaan kegiatan. Jika dihitung secara keseluruhan, jumlahnya dinilai cukup besar dan memberatkan.
“Dana yang biasanya kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, malah harus dialihkan untuk kegiatan perpisahan yang hanya berlangsung satu hari,” keluhnya.
Para orang tua berharap pihak sekolah dapat lebih bijak dan memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi ekonomi wali murid yang beragam. Mereka menilai kegiatan perpisahan seharusnya tidak dijadikan kewajiban, apalagi sampai menimbulkan tekanan psikologis bagi siswa maupun orang tua dari keluarga kurang mampu.
Keresahan ini pun disampaikan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya Wali Kota, agar dapat mendengarkan dan memahami apa yang dirasakan oleh orang tua murid dengan kondisi ekonomi lemah. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian serius, termasuk mengeluarkan imbauan atau kebijakan agar kegiatan perpisahan sekolah dilaksanakan secara sederhana dan tidak membebani.
Orang tua murid menegaskan, pendidikan seharusnya menjadi sarana mencerdaskan dan membahagiakan anak-anak, bukan justru menambah beban hidup keluarga di tengah situasi ekonomi masyarakat yang sedang sulit. (Tim)

