Dugaan Perlakuan Tidak Pantas terhadap Bidan Desa Disebut Libatkan Oknum Kades Koto Panjang Kecamatan Depati Tujuh
Jendelajambi.net Kerinci – Isu dugaan perlakuan tidak pantas yang disebut melibatkan oknum Kepala Desa Koto Panjang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, menjadi perhatian serius di tingkat kecamatan dalam beberapa hari terakhir.
Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa seorang bidan desa tidak masuk kantor selama beberapa hari. Ketidakhadiran tersebut memunculkan pertanyaan publik, mengingat peran tenaga kesehatan desa sangat dibutuhkan dalam pelayanan masyarakat.
Camat Depati Tujuh dikabarkan telah meminta penjelasan terkait ketidakhadiran tersebut. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada pihak kecamatan, bidan desa yang bersangkutan mengaku merasa tidak nyaman saat berada di lingkungan kantor desa.
Peristiwa yang dimaksud disebut terjadi pada sore hari ketika situasi kantor dalam keadaan sepi. Namun demikian, informasi yang beredar saat ini masih sebatas keterangan awal dan belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum adanya pemeriksaan atau klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Pihak kecamatan disebut tengah melakukan penelusuran untuk memastikan duduk persoalan secara utuh. Langkah ini dilakukan guna menjaga situasi tetap kondusif serta memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepala desa terkait isu yang berkembang. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh klarifikasi dari yang bersangkutan.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat disikapi secara transparan dan adil, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sampai adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. (MHD.S)

