Milad ke-27, Keteladanan Keluarga Raja Jambi Jadi Inspirasi Masyarakat UN
Jendelajambi.net Jambi, 14 Februari 2026 — Suasana penuh doa dan rasa syukur menyertai peringatan Milad Pernikahan ke-27 Yang Mulia Sayyid Fuad Abdurrahman bersama istri tercinta. Komunitas Masyarakat Peduli Sejarah Jambi menilai perjalanan 27 tahun tersebut sebagai cerminan keteguhan dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keislaman serta adat Melayu Jambi.
Bagi komunitas ini, usia pernikahan yang telah melewati hampir tiga dekade bukan sekadar hitungan waktu, melainkan simbol konsistensi dalam menjaga amanah keluarga. Keteladanan tersebut dinilai memiliki makna penting, karena keluarga adalah pondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang arif dan pengayoman yang tulus bagi masyarakat.
Ketua Komunitas, Hari Fajar Krisna, menyampaikan bahwa keberkahan dalam rumah tangga seorang pemimpin adat akan berdampak luas pada kehidupan sosial.
“Kami mendoakan agar keluarga Raja Jambi senantiasa diberi keberkahan, karena keharmonisan itu menjadi cahaya bagi masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Komunitas, Putra Legowo. Ia berharap milad ini menjadi momentum penguatan nilai-nilai adat dan spiritualitas Melayu Jambi.
“Semoga Allah SWT terus melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan kepada Sultan dan keluarga dalam menjalankan amanah untuk masyarakat Jambi,” ujarnya.
Peringatan milad pernikahan ke-27 ini menjadi pengingat bahwa ketahanan keluarga adalah bagian penting dari keberlangsungan adat, sejarah, dan marwah budaya Jambi. Komunitas berharap keteladanan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga kehormatan, harmoni, dan jati diri Melayu Jambi. (dd)

