MoodAldi Agnopiandi Mangkir Panggilan Pertama; Kejari Sungai Penuh Akan Periksa Pekan Depan
jendejambi.net- KERINCI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap kualitas bangunan proyek Pembangunan Penunjang Fasilitas Kantor Camat Tanah Cogok (Tanco) Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2025.
Tim khusus Kejari bersama Tim ahli sebelumnya telah turun ke lokasi dan mengambil sejumlah sampel material bangunan tembok penahan tebing dan jalan. menuju Kanfor Camat Tanco, namun hingga kini hasil pengujian tersebut belum diterima.
Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sungai Penuh, Yogi Purnomo, SH, menyebutkan, bahwa hasil uji Laboratorium menjadi kunci dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Kami masih menunggu hasil uji Lab dari tim yang turun beberapa waktu lalu. Itu yang akan menjadi dasar penilaian,” ujarnya.
Yogi menegaskan, apabila dari hasil kajian dan uji laboratorium ditemukan adanya kerugian keuangan Negara, maka seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut harus dimintai pertanggungjawabannya.
”Apa bila nantinya ditemukan adanya kekurangan volume dan mutu fisik tidak sesuai dengan kontrak kerja sehingga menimbulkan kerugian keuangan Negara, maka tidak menutup kemungkinan proses Lenyelidikan ini akan di tingkatkan ke tahap Penyidikan guna untuk mencari siapa saja pihak-pihak yang harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut,”tegasnya
Sebelumnya, Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), PPTK, Direktur CV dan konsultan pengawas,
Pelaksana proyek juga sudah dipanggil, namun hingga kini belum memberikan keterangan karena saat pemanggilan pertama tidak hadir. Selanjutnya Penyidik akan menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap pelaksana proyek tersebut.
“Kita sudah jadwalkan pemanggilan ulang (panggilan ke-2) di hari Rabu, 28 Januari 2026,”terangnya .
Pihak Penyidik juga masih menunggu hasil uji lab proyek Pembangunan. Penunjang Fasilitas Kantor Camat Tanco oleh tim teknis, sehingga proses hukum masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan teknis tersebut.(tim/syaf)

