Sultan Melayu Jambi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Abuya KH. Mulyadi Mawahib Al-Bantany
Jedelajambi.net Jambi — Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
Kabar duka datang dari dunia keulamaan. Ulama kharismatik Abuya KH. Mulyadi Mawahib Al-Bantany wafat pada Rabu, 21 Januari 2026. Kepergian beliau menjadi kehilangan mendalam bagi umat Islam, khususnya kalangan pesantren.
Atas wafatnya tokoh yang dikenal luas karena keilmuan dan keteladanan akhlaknya tersebut, Sultan Melayu Jambi Darul Haq, Sayyid Fuad bin Abdurrahman Baraqbah, menyampaikan dukacita yang mendalam.
Menurut Sultan Melayu Jambi, Abuya merupakan sosok ulama yang selama hidupnya menjadi tempat bertanya, bersandar, dan menimba hikmah bagi masyarakat.
“Perginya beliau ibarat pelita yang padam dan payung tempat berteduh yang terangkat. Namun warisan ilmu, adab, dan amal jariyahnya akan terus hidup di tengah umat,” ujar Sultan Melayu Jambi dalam pernyataan dukanya.
Sultan Melayu Jambi turut mendoakan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang mulia di sisi-Nya.
Doa juga disampaikan kepada keluarga, para santri, dan seluruh murid yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT. (Deddy)
Al-Fātiḥah.

