Proyek Siluman di Tebing Batang Merao Kerinci? Tanpa Papan Nama, Publik Dibuat Meraba-raba

Proyek Siluman di Tebing Batang Merao Kerinci? Tanpa Papan Nama, Publik Dibuat Meraba-raba

KERINCI_jendelajambi.net,Pekerjaan penataan tebing di tepian Sungai Batang Merao, Desa Tebat Ijuk Hilir, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, berlangsung tanpa identitas. Alat berat bekerja, material tertata, namun tak satu pun papan nama proyek ditemukan di lokasi.

Kondisi janggal ini disorot keras oleh aktivis LSM Kerinci, Sopan Sopian.

“Ini tahun 2026, masih ada proyek pemerintah main kucing-kucingan dengan rakyat? Kalau ini uang negara, wajib terang benderang. Jangan jadikan rakyat penonton bodoh di tanahnya sendiri,” tegas Sopan Sopian, Sabtu (18/10).

*Siapa Pelaksananya? Uang Siapa?*

Papan nama proyek adalah wajah pertanggungjawaban anggaran. Tanpanya, publik wajar menaruh curiga ada yang sengaja ditutupi.

Ada tiga pertanyaan besar yang hingga kini tak terjawab di lapangan:

Pertama, siapa pelaksananya? Apakah dikerjakan kontraktor pemenang tender atau swakelola? Nama perusahaan atau kelompok pelaksananya tidak jelas.

Kedua, uang siapa yang dipakai? Apakah bersumber dari APBN Balai Wilayah Sungai, APBD Provinsi Jambi, atau APBD Kerinci? Berapa nilai kontraknya?

Ketiga, ini pekerjaan apa? Normalisasi sungai, penguatan tebing, atau pembersihan alur? Apa dasar perencanaan dan izinnya?

“Jangan sampai ini jadi proyek siluman. Ada pekerjaan, ada anggaran terkuras, tapi tidak ada yang mau bertanggung jawab,” tambahnya.

*Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan*

Sopan menilai praktik tanpa papan nama ini menabrak prinsip keterbukaan informasi publik.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP Pasal 7 ayat (1) mewajibkan badan publik membuka informasi kegiatannya. UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara juga menegaskan pengelolaan uang negara harus transparan.

“Kalau papan nama saja disembunyikan, bagaimana kita mau percaya pengerjaannya transparan?” ujarnya.

*Tantangan Terbuka untuk Instansi*

Melalui media ini, Sopan Sopian menantang instansi pemilik pekerjaan, baik Dinas PUPR, BPBD, maupun Balai Wilayah Sungai Sumatera VI untuk buka-bukaan:

1. Nama resmi paket pekerjaan

2. Instansi penanggung jawab

3. Sumber dan nilai anggaran

4. Nama kontraktor atau pelaksana swakelola

5. Volume dan target pekerjaan

Hingga berita ini ditayangkan, instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya meminta klarifikasi resmi.

Jika memang tidak ada yang salah, mengapa harus takut memasang papan nama?

(Dedyklen)

More From Author

10 Tim Dari Kabupaten/Kota Siap Ramaikan Fun Football Pers Se-Provinsi Jambi di Batanghari Kerinci_jendelajambi.net,Dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi sesama insan pers di Provinsi Jambi, insan pers Batanghari yang tergabung dalam klub Pers United Batanghari menggelar turnamen Fun Football Pers se-Provinsi Jambi. Antusiasme dan dukungan dari insan pers se-Provinsi Jambi sangat tinggi. Sebanyak 10 tim dari 10 kabupaten/kota dipastikan ikut meramaikan ajang silaturahmi tersebut. “Alhamdulillah sudah 10 tim dari 10 kabupaten/kota yang sudah mengkonfirmasi kepada kami panitia untuk ikut serta meramaikan ajang silaturahmi wartawan se-Jambi ini,” ungkap R. Jufri, SE, selaku Ketua Panitia Fun Football Pers kepada media ini, kemarin. Menurut Ketua Panitia, ajang silaturahmi insan pers melalui sepak bola ini merupakan gagasan dari Bupati Batanghari, M. Fadhil Arief yang juga dikenal sebagai pecinta olahraga khususnya sepak bola. Menurut Bupati, sepak bola cukup diminati di kalangan insan pers Batanghari khususnya Provinsi Jambi. Menyambut gagasan Pak Bupati, kami wartawan yang ada di Batanghari langsung menyambut baik dan siap menjadi panitia sekaligus tuan rumah di ajang silaturahmi sesama wartawan yang ada di Provinsi Jambi Disampaikan selaku Ketua Panitia, pelaksanaan yang semula direncanakan tanggal 09 Oktober 2026 ditunda hingga tanggal 23 Oktober 2026 mendatang dikarenakan faktor kabut asap yang membahayakan bagi para peserta. “Atas instruksi Pak Bupati kegiatan ini ditunda atau mundur karena faktor alam, dimana saat ini kabut asap yang membahayakan bagi para insan pers dari masing-masing daerah yang ikut serta,” tegas Ketua Panitia. Sekedar diketahui, kegiatan Fun Football Pers ini akan dilaksanakan di Lapangan Alun-Alun Kota Muara Bulian pada 23-25 Oktober 2026 mendatang. (Pimpinan Redaksi)

Pekerjaan Tebing Sungai Batang Merao Tanpa Papan Informasi, Sopan Sopian Pertanyakan Siapa Penanggung Jawabnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post