GELORA ANYAMAN BAMBU KERINCI MEMBAWA KESUKSESAN DAN TERANYAM RAPI PASCA EVENT PERSIT BISA VOL II TAHUN 2026 DI BALAI KARTINI, JAKARTA.

GELORA ANYAMAN BAMBU KERINCI MEMBAWA KESUKSESAN DAN TERANYAM RAPI PASCA EVENT PERSIT BISA VOL II TAHUN 2026 DI BALAI KARTINI, JAKARTA.

Jakarta_jendelajambi.net,Gema kemeriahan Balai Kartini, Jakarta, masih terasa hangat bagi para perajin anyaman bambu asal Kerinci, Jambi. Event Persit Bisa Vol II Tahun 2026 bukan sekadar pameran biasa; ia menjadi panggung pembuktian bagi jemari-jemari terampil istri prajurit dan perajin lokal dalam menunjukkan bahwa kearifan lokal Kerinci mampu bersaing di kancah nasional. Kini, setelah tirai panggung ditutup, semangat itu tidak lantas padam. Justru, “Gelora Anyaman Bambu Kerinci” kini memasuki babak baru yang lebih matang, lebih inovatif, dan penuh optimisme.

Partisipasi dalam Persit Bisa Vol II memberikan perspektif baru bagi para perajin. Bertemu dengan kurator produk, desainer interior, hingga pecinta seni dari berbagai latar belakang di Jakarta memberikan pelajaran berharga tentang selera pasar global. Selama acara berlangsung, produk anyaman Kerinci yang elegan, mendapatkan apresiasi tinggi. Namun, lebih dari sekadar angka penjualan, pembelajaran terbesarnya adalah pentingnya standardisasi kualitas. Para perajin menyadari bahwa detail kecil, seperti kehalusan serat bambu dan ketahanan pewarna alami, adalah penentu apakah sebuah produk layak masuk ke butik ternama atau sekadar menjadi suvenir biasa.

Pasca event, ada satu dorongan kuat yang muncul: berinovasi atau tertinggal. Gelora yang dibawa dari Jakarta diterjemahkan menjadi karya-karya baru yang lebih segar. Jika sebelumnya anyaman bambu identik dengan bentuk yang kaku dan tradisional, kini mulai muncul eksperimen desain yang lebih berani. diantaranya ialah Eksperimen Material mengombinasikan bambu dengan kulit sintetis atau kain songket untuk kesan mewah. Warna Alam pengembangan palet warna yang lebih modern, menggunakan teknik pewarnaan alami dari tumbuhan khas hutan Kerinci yang ramah lingkungan, dan Fungsionalitas yaitu menciptakan produk yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga fungsional untuk gaya hidup urban, seperti tas laptop atau organizer meja kantor yang estetik.

Semangat ini menjadi bahan bakar bagi para perajin untuk terus mengeksplorasi potensi bambu Kerinci yang terkenal kuat namun lentur.

(Joni E)

More From Author

Sadis, Cekcok Minta Rokok Berujung Berdarah, Pria di Kerinci Bacok Korban Pakai Parang

GNPK RI Minta Penelusuran Sumber Sampah di Sungai Batang Merao, Pengawasan Lingkungan Harus Diperkuat GNPK RI kembali menyoroti persoalan pencemaran sampah di aliran Sungai Batang Merao yang melintasi wilayah Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh. Sebagai bentuk kontrol sosial, GNPK RI menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya disikapi dengan pembersihan sesaat, tetapi juga perlu penelusuran terhadap sumber utama sampah yang mencemari aliran sungai. Menurut GNPK RI, kondisi sampah yang terlihat menumpuk dan terbawa arus sungai menunjukkan adanya persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, baik dari sisi perilaku masyarakat, sistem pengelolaan sampah, maupun pengawasan dari pihak terkait. “Kalau sampah terus muncul di aliran sungai, maka yang perlu dicari bukan hanya sampahnya, tetapi dari mana sumbernya, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana sistem pengawasannya berjalan,” tegas GNPK RI. GNPK RI meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kota Sungai Penuh, dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan evaluasi lapangan secara menyeluruh, termasuk memetakan titik rawan pembuangan sampah liar, memperkuat pengawasan, serta memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan efektif. GNPK RI juga mengingatkan bahwa Sungai Batang Merao merupakan aset lingkungan yang harus dijaga bersama. Jika pencemaran terus terjadi tanpa penanganan serius, dampaknya bisa meluas terhadap kualitas air, pertanian, hingga kesehatan masyarakat. Sebagai langkah awal, GNPK RI mendorong adanya gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas peduli lingkungan agar persoalan sampah di Sungai Batang Merao tidak terus berulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post