Akses Jalan Terputus 3 Hari, Rumpun Bambu 20 Meter Menutupi Jalan di Sebelah Jembatan Perbatasan Sungai Tutung – Kota Lanang
KERINCI_jendelajambi.net, Akses jalan masyarakat di jembatan perbatasan antara Desa Sungai Tutung dan Desa Kota Lanang, Kabupaten Kerinci, terputus total selama 3 hari dan hingga kini belum bisa dilalui.
Rumpun batang bambu dengan panjang hampir 20 meter ambruk dan menutup badan jalan dan jembatan, akibat angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi pada Senin, 20 September 2026 lalu.
Akibatnya, aktivitas dan perekonomian warga di dua desa tersebut lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
Menurut keterangan warga di lokasi, pihak Dinas PUPR Kabupaten Kerinci sudah datang meninjau lokasi kejadian. Namun sangat disayangkan, sudah 3 hari berlalu belum ada tindakan nyata untuk membersihkan material bambu yang menutup jalan.
“Warga yang kami temui mengatakan, dari Dinas PUPR Kabupaten Kerinci sudah datang ke lokasi, namun jawabannya alat berat masih dipergunakan di tempat lain,” ujar salah satu warga kepada awak media, Rabu (23/9/2026).
Warga mengeluhkan lambannya penanganan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci. Pasalnya, banyak rumah penduduk yang berada di balik jalan tertutup tersebut, sehingga warga kesulitan untuk keluar masuk, membawa hasil pertanian, serta menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Banyak rumah penduduk yang terhalang jalan yang ditutupi batang bambu sampai 20 meter ini sangat mengganggu perekonomian masyarakat. Kami butuh jalan ini untuk jual hasil tani dan hasil ayam petelur” keluh warga lainnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR segera menurunkan alat berat dan melakukan pembersihan material bambu tersebut, agar akses jalan penghubung dua desa tersebut dapat kembali normal dan roda perekonomian masyarakat kembali berjalan.
Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci masih terus dilakukan.
(Tim)

